Dalam pemilihan warna mobil biasanya disesuaikan dengan keinginan masing-masing konsumen. Tapi saat ingin menjual kembali mobil, faktor warna ini jangan Anda sepelekan. Beberapa warna akan membuat harga mobil Anda jatuh ke jurang. Seperti dilansir iSeeCars.com, hasil survei terhadap 2,1 juta mobil berumur 3 tahun yang dijual selama September 2016 sampai Agustus 2017 di Amerika Serikat, mungkin bisa menjadi preferensi Anda dalam memilih warna mobil. Secara keseluruhan atau rata-rata, harga mobil mengalami penyusutan sebesar 33,1 persen dalam 3 tahun pertama. Dan ternyata warna mobil kuning sanggup mempertahankan harga selama 3 tahun dengan penyusutan hanya sebesar 27 persen. Sementara mobil yang warnanya keemasan harga jualnya turun 37,1 persen. "Mobil berwarna kuning jarang beredar di pasaran, yang akhirnya akan menaikkan permintaan dan mempertahankan nilai jual mereka," ujar CEO iSeeCars Phong Ly. "Analisis kami memperlihatkan kalau mobil kuning mengalami depresiasi paling kecil untuk mobil-mobil dengan volume penjualan sedikit seperti mobil atap terbuka, mobil SUV, dan pikap berwarna kuning juga menariknya memiliki depresiasi yang rendah," ujarnya di situs iSeeCars. Namun fakta menarik lainnya, meski mobil berwarna kuning bisa mempertahankan harga jual, bukan berarti mobil kuning bisa terjual dengan cepat. Rata-rata, mobil kuning terjual dalam 41,5 hari, mobil oranye 38,1 hari, dan mobil putih hanya butuh 36,5 hari untuk terjual.